- Read Time: 1 min
Pendem (05/10/23) - Bupati Grobogan, Sri Sumarni Bersama jajaran Kodim 0717 Grobogan dan Polres Grobogan gelar panen raya jagung di desa Pendem, Kecamatan Ngaringan. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan ketahanan pangan khususnya di kabupaten Grobogan. Kegiatan panen raya jagung ini dilaksanakan di lahan demplot benih jagung R7 bekerja sama dengan PT. Raja dan PT Pupuk Indonesia.
Bupati menyampaikan kegembiraannya khusunya kepada para petani petani terkait harga komoditas jagung dan padi yang dalam posisi tinggi.
“Ini merupakan hal yang luar biasa. Saya juga ikut senang karena harga jual jagung sangat bagus yakni mencapai Rp 6.000,- per kilogram sampai dengan Rp 6.200,- per kilogram, harga gabah kering panen mencapai Rp 7.600, per kilogram hingga Rp 7.800,- per kilogram, dan perlu diketahui bersama bahwa perputaran terkait kebutuhan benih jagung di Kabupaten Grobogan mencapai 200 miliar,” Kata Bupati.
Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Grobogan, kegiatan ini dihadiri dan diikuti kurang lebih 300 peserta yang terdiri atas petani, kelompok tani, gapoktan dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Ngaringan. Kegiatan yang dilaksanakan secara langsung dilokasi panen ini, juga dilaksanakan pula secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Grobogan dan dilaporkan secara virtual melalui zoom.
Setelah panen raya, Bersama-sama para petani dan kelompok tani Bupati Grobogan melakukan diskusi tentang permasalahan sektor pertanian bersama para kelompok tani setempat. Dalam kesempatan itu mereka mayoritas mengajukan bantuan dan dukungan dari Pemkab Grobogan, seperti bantuan benih, sarana pengairan berupa sumur pantek hingga alat dan mesin pertanian (alsintan).
Kerjasama dengan PT Raja selaku penyedia benih R7 dikarenakan perusahaan ini merupakan salah satu pengembang produk benih jagung lokal, selain itu benih R7 memiliki beberapa keunggulan, diantaranya hasil panen per hektar mencapai 10,5 ton, tahan terhadap cuaca kering dan tongkol buahnya besar.
(Kontributor : Protkompim – HNST)
Grobogan - Keberadaan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memberikan andil pada capaian target pembangunan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mengharapkan HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Kabupaten Grobogan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan anak usia dini.
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. saat mewakil Bupati Grobogan menghadiri pelantikan pengurus daerah HIMPAUDI Kabupaten Grobogan periode 2023-2027 di Pendapa Kabupaten Grobogan, Kamis (5/10/2023).
Pihaknya menambahkan saat ini jumlah PAUD yang terakreditasi B juga masih kurang. Selain itu, jumlah penilik dan pengawas yang masih rendah, yakni 15 (lima belas) penilik dan 3 (tiga) pengawas TK, yang harus mendampingi 1.191 lembaga PAUD.
Grobogan – Penayangan seluruh kegiatan ke dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) merupakan salah satu indikator penilaian Monitoring Center for Prevention Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (MCP Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI).
Hal itu disampaikan Sekda Anang Armunanto saat membuka Bimtek Penyusunan dan Pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) APBD-P TA 2023 bagi Badan/Dinas/Bagian/Kecamatan se-Kabupaten Grobogan yang diselenggarakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Selasa (3/10/2023).