- Read Time: 1 min
Grobogan – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya mendorong percepatan realisasi atau penyerapan APBD tahun anggaran 2023, Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Rapat Koordinasi tentang Penyerapan Anggaran Tahun 2023 di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda Kab. Grobogan, Senin (22/05/23).
Rapat Koordinasi tersebut bertujuan untuk memonitor realisasi penyerapan anggaran dan memecahkan serta menyelesaikan masalah atau kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan realisasi,
Kegiatan tersebut dibuka dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Dr . Ir. Moh Sumarsono, M.Si. serta dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kab. Grobogan, Para Kepala Bagian, Sub Koordinator, Kepala Sub Bagian, dan Bendahara Bagian di lingkungan Setda Kab. Grobogan.
“Mengingatkan kepada seluruh Bagian untuk memaksimalkan penyerapan anggaran yang belum terlaksana, dan harus direalisasikan dengan penuh rasa tanggungjawab dan akuntabel," terang Sekda Grobogan.
Pada kesempatan itu, Asisten Administrasi Umum Sekda Kab. Grobogan Catur Suhantoro, SH, MM. menyampaikan kepada semua bagian atas semua capaian penyerapan yang sudah terlaksana dari awal Januari hingga pada bulan Mei 2023 serta menekankan agar seluruh Bagian dapat memaksimalkan pelaksanaan anggaran sehingga penyerapan anggaran dapat tercapai dengan baik.
Rapat dilanjutkan dengan diskusi Bersama mengenai kendala atau hambatan yang dialami Bagian dalam hal penyerapan anggaran di triwulan II tahun 2023.
(Kontributor: Bagian Perkeu, Lthf, An)
Grobogan - Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. mengimbau segenap lapisan masyarakat Kabupaten Grobogan untuk mendukung pelaksanaan sensus pertanian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Grobogan pada 1 Juni- 31Juli 2023 mendatang.
Menurut Bupati Sri Sumarni, sensus pertanian memiliki peranan penting untuk menjawab isu strategis di sektor pertanian. Terlebih bagi Kabupaten Grobogan yang memiliki wilayah kurang lebih 202 ribu hektar dengan mata pencaharian utama warganya adalah petani.Keakuratan data sensus tentu dapat dijadikan dasar dalam perencanaan dan perumusan kebijakan pemerintah sehingga kebijakan yang dihasilkan pun tepat guna dan tepat sasaran.
Sementara itu, Agung Wagito dari BPS Kabupaten Grobogan pada laporannya menyampaikan bahwa sensus pertanian dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Sensus pertanian 2023 (ST2023) merupakan kali ketujuh. Tema yang diusung dalam ST2023 ini adalah "Merekam Pertanian Indonesia untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani".
Grobogan - Dengan dikukuhkannya pengurus Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) Kabupaten Grobogan masa bakti 2023-2028, Jumat (26/5/2023), di gedung Riptaloka Setda Grobogan, Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. berharap FK METRA mampu mengambil peran aktif dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penyebarluasan informasi yang benar, tepat, dan akurat kepada masyarakat.
Lebih lanjut, dirinya meminta FK METRA secara aktif menjadi garda depan dalam menangkal berita hoaks dan informasi-informasi provokatif yang dapat mengganggu kondusivitas sosial di Kabupaten Grobogan. Terlebih di masa menjelang pemilu serentak 2024 ini.