- Read Time: 1 min
PURWODADI – Pemkab Grobogan menggelar seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTM), untuk mengisi posisi jabatan eselon II di lingkungan Pemkab grobogan. Dari hasil seleksi administrasi seleksi secara terbuka dan kompetitif pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemkab Grobogan tahun 2020 dari 32 calon yang mendaftar, 31 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Ketiga puluh satu orang tersebut akan berkompetisi lagi untuk mengisi 9 posisi jabatan pimpinan tinggi pratama. Kesembilan posisi tersebut yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala DInas kearsipan Perpustakaan Daerah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu pintu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukinan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Sosial dan Direktur RSUD Purwodadi.
Kepala BKPPD Kabupaten Grobogan, Padma Saputra menyampaikan bahwa seleksi terbuka dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN dan Perpu Nomor 11 tahun 2011 tentang manajemen PNS dimana seleksi tersebut dilakukan dengan berbagai tahapan diantaranya seleksi administrasi, tes tertulis, pembuatan makalah, tes kompetensi, tes kesehatan dan wawancara.
Dan dalam proses seleksi tersebut, pemkab bekerjasama dengan akademisi UNS Surakarta dan BKN Jogjakarta. Sedangkan jadwal uji kompetensi akan dilaksanakan mulai hari Selasa dan Rabu tanggal 9-10 Juni 2020 di Gedung Riptaloka Setda Grobogan.
(Kontributor : ANS/4Z15)

GROBOGAN - Meski berbagai upaya telah dilakukan dalam tiga bulan terakhir, wilayah Kabupaten Grobogan masih tercatat sebagai zona merah pandemi virus korona (covid-19). Sehingga, pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat belum bisa menerapkan kebijakan New Normal. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan, Sri Sumarni saat memimpin rapat koordinasi evaluasi penananan covid-19 di ruang rapat wakil bupati (2/6).