- Read Time: 1 min
GROBOGAN - Menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 H. Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Gebyar Pasar Murah bertempat di Halaman Kantor Setda Kabupaten Grobogan. Selasa (26/4). Pasar murah dilakukan untuk membantu sebagian beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, dalam Gebyar Pasar Rakyat Pemkab Kabupaten Grobogan membagikan 1.000 paket sembako gratis ke masyarakat. “Menyongsong hari lebaran kita peduli ke memberikan bantuan sembako gratis, beras, telur, gula, mie, dan ini ada seribu bungkus. Kita ada bazar bekerjasama dengan UMKM dan IKM dan harga terjangkau dari masyarakat,” ujar Sri Sumarni.
Disampaikan, dalam Pasar Murah tersebut Pemkab Grobogan pada tahun ini dilaksanakan berupa penyerahan bantuan sembako langsung kepada masyarakat, yakni paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, 5 bungkus mie instan, 1 liter sirup dan 1 kilogram telur (15 butir), dengan total sejumlah 1.000 paket.
Pihaknya dalam kesempatan tersebut, mengucapkan terimakasih kepada BUMD maupun BUMN yang tengah turut andil dalam dalam pelaksanaan Pasar Rakyat tersebut. “Dan saya terimakasih ada bantuan dari BUMD dan BUMN dari pengusaha juga ini luar biasa juga ini ke depan, bisa lebih banyak lagi dan bisa membantu dari masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara dalam pagelaran pasar Rakyat tersebut disambut antusias oleh warga, bahkan Bupati Grobogan memberikan tambahan kupon sembako gratis untuk 50 warga yang datang tidak memiliki kupon, untuk ditukarkan dengan sembako. “Tadi ada yang tidak kebagian kupon, panitia memberikan tambahan kupon,” harapnya. (Ansh-LJ)
Grobogan — Bupati Grobogan Sri Sumarni, S.H, M.M, menyerahkan zakat, infak, dan sedekah bulan Ramadan 1443 H/Tahun 2022 dari BAZNAS Kabupaten Grobogan secara simbolis kepada perwakilan mustahik, Selasa (26/04/2022) di Pendopo Kabupaten Grobogan. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Grobogan menyerahkan zakat, infak, dan sedekah kepada 8.977 mustahik dengan masing-masing senilai Rp 250.000,- atau total sejumlah Rp 2.244.250.000,-.
Beliau juga mengingatkan agar UPZ Kecamatan se-Kabupaten Grobogan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa karena sumber zakat, infak, dan sedekah juga berasal dari ASN/Perangkat Desa.
GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten Grobogan menghadiri Peringatan ke XXVI Hari Otonomi Daerah Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual pada Senin (25/04/2022) di Gedung Riptaloka Setda Grobogan.